Dompet Dhuafa Jateng menggandeng Lapas Perempuan Semarang Kelas II A dalam penyediaan makanan siap saji melalui Program Traktir Makan Saudaramu (TMS) yang dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. (Foto: DD Jateng)

ZNEWS.ID SEMARANG – Dompet Dhuafa Jawa Tengah memulai program berbagi makanan secara rutin bernama Traktir Makan Saudaramu (TMS) yang ditujukan untuk membantu lansia, anak yatim, dan kaum duafa.

Program ini diluncurkan akhir Agustus lalu, dengan membagikan 300 paket makanan siap santap. TMS memiliki dua sasaran utama, yaitu kelompok penerima manfaat seperti yatim dan duafa, serta para penyedia makanan yang merupakan mustahik binaan Dompet Dhuafa.

Program TMS bertujuan untuk memberikan asupan makanan bergizi secara rutin kepada mereka yang membutuhkan, seperti duafa, lansia, tukang becak, tukang sampah, pemulung, dan korban bencana.

Harapannya, program ini dapat mengurangi ketergantungan mereka pada makanan sisa dan memastikan akses terhadap makanan yang layak.

Dompet Dhuafa Jateng menggandeng Lapas Perempuan Semarang Kelas II A dalam penyediaan makanan siap saji melalui Program Traktir Makan Saudaramu (TMS) yang dibagikan kepada mereka yang membutuhkan. (Foto: DD Jateng)

Kebutuhan dan Urgensi Program

Berdasarkan laporan Bank Dunia, sepertiga masyarakat Indonesia harus mengurangi konsumsi makanan akibat keterbatasan finansial selama pandemi Covid-19. Kondisi ini diperkirakan menambah jumlah orang miskin sebesar 5-8 juta orang pada tahun ini.

Tim Dompet Dhuafa Jateng sering mendapati pemulung dan tukang becak di kawasan Kota Lama Semarang mengandalkan makanan dari sampah, yang sering kali tidak layak dikonsumsi.

“Kami berharap Program Traktir Makan Saudaramu bisa membantu mereka yang masih kesulitan mencukupi kebutuhan makan sehari-hari,” ucap Zaini Tafrikhan, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jateng.

LEAVE A REPLY