
ZNEWS.ID JAKARTA – Puasa dan salat tarawih merupakan beberapa ibadah khas Ramadan. Tapi, tahukah jika pada zaman Nabi Muhammad SAW istilah tarawih belum dikenal. Istilah tersebut baru muncul pada Khalifah Umar bin Khaththab.
Pada tiap malam Ramadan, mereka melakukan salat Qiyam Ramadan diselingi istirahat tiap dua rakaat yang ditutup salam. Secara kebahasaan, tarwiih berarti ‘istirahat.’
Nah, ada beberapa keutamaan tarawih yang perlu kita ketahui, di antaranya:
Dosa Diampuni
Menurut salah satu hadis, barang siapa melakukan ibadah tarawih ia akan bebas dari dosa-dosa yang pernah ia lakukan, baik itu dosa kecil maupun dosa besar. Berikut bunyi hadisnya:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa melakukan qiam Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR Bukhari dan Muslim)
Pahalanya Setara Melaksanakan Salat Lail Semalaman
Keutamaan ini disebutkan dalam hadis Rasulullah di bawah ini:
مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة
“Siapa saja yang ikut salat tarawih berjemaah bersama imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti salat semalam suntuk.” (HR Abu Daud dan Turmudzi)
Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah SWT
Salat tarawih merupakan bentuk ketakwaan kita kepada Allah SWT. Karena itu, jangan sampai sengaja dilewatkan.
Meningkatkan Kesehatan
Melaksanakan tarawih juga bisa menyehatkan badan. Gerakan salat yang dilakukan secara berkali-kali dapat membakar kalori dari makanan yang dikonsumsi saat berbuka. (pendidikandd.org)



























