
ZNEWS.ID JAKARTA – Berikut ini beberapa kalimat yang umum terlontar dari sebagian jemaah ketika anak-anak berisik di masjid:
“Biarin aja, namanya juga anak-anak! Dulu waktu kita kecil juga begitu, bisa jadi lebih parah dari mereka!”
“Nih, anak-anak bapaknya pada kemana, sih? Jangan-jangan cuma nyuruh doang ke masjid, dia-dia sendiri pada ga ke masjid!”
“Hey, anak-anak, kalo mau berisik di luar aja, pada gangguin orang salat aja!”
“Biarin, dah, berisik juga, dari pada maen di mana-mana, mendingan ke masjid aja, kali aja gedenya jadi rajin.”
Ya, begitulah kenyataannya. Klasik memang masalahnya, sejak dahulu sampai sekarang masalah ini selalu ada. Pro-kontra antarjemaah mengenai anak-anak yang berisik juga selalu ada.
Sebagian jemaah memaklumi. Namun, tidak sedikit yang merasa terganggu dan memarahi anak-anak. Begitulah faktanya.
Kita akui bersama bahwa masjid merupakan rumah Allah yang harus dijaga kesuciannya dan memang harus dikondisikan tenang agar orang yang salat bisa khusyuk. Bisingnya anak-anak di masjid tentu mengganggu jemaah baik makmum maupun imam.
Tapi, di satu sisi kita juga tidak mau jika anak-anak tidak kenal masjid karena takut dimarahi oleh jemaah. Dua alasan inilah yang paling mendasar dan harus di combine agar masalah klasik ini teratasi, kondisi masjid tetap tenang dan anak-anak tetap rajin ke masjid.





























