Yudi Latif (Anggota Dewan Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika)

Kepercayaan adalah benang halus yang menenun hubungan, tetapi saat ia terputus, dunia terasa sunyi. Tak ada lagi pelukan hangat, hanya dingin yang menyelinap ke dalam dada. Hati yang pernah terbuka kini menjadi benteng berdinding tinggi dengan gerbang terkunci.

Namun, di tengah reruntuhan itu, ada pelajaran yang diam-diam berbisik. Bahwa kepercayaan bukanlah hadiah, melainkan proses. Ia tumbuh perlahan, bak tunas kecil yang mencari cahaya.

Kendati krisis ini menyesakkan, ia adalah panggilan untuk menata ulang, untuk memulai kembali, bukan dengan janji, tetapi dengan ketulusan.

Krisis ini juga cermin yang memaksa kita menatap diri sendiri, menelusuri retakan yang tak hanya berasal dari luar, tetapi juga dari dalam. Berani jujur pada nurani sendiri sebagai basis pemulihan kepercayaan publik.

LEAVE A REPLY