
ZNEWS.ID, JAKARTA – PT INKA (Persero) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta beberapa perguruan tinggi dan perusahaan sedang mempersiapkan membuat kereta cepat yang mampu melaju di atas 200 kilometer/jam untuk dioperasikan di jalur kereta Makassar-Pare Pare.
“Untuk Makassar–Pare Pare, kami siap mengoperasikan kereta cepat produk anak negeri yang diketuai oleh BPPT, dengan teknologi “hybrid battery” pada tahun 2022,” ujar Direktur Pengembangan PT INKA (Persero) Agung Sedaju dalam seminar daring bertajuk “Kesiapan Jalur Kereta Makassar–Pare Pare” di Madiun, Senin.
Menurut Agung, secara teknologi sendiri, PT INKA (Persero) sudah siap untuk membuat sarana kereta api cepat Makassar-Pare Pare yang sedang dikolaborasikan dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Tidak hanya dengan BPPT saja, lembaga tersebut dalam hal ini juga berkolaborasi dengan konsorsium Prioritas Riset Nasional Teknologi Perkeretaapian.
Dimana di dalamnya terdapat sejumlah perguruan tinggi seperti ITB, ITS, UNS, dan UGM dan beberapa industri yang terkait dengan perkeretaapian, yakni PT INKA (Persero) dan PT Pindad (Persero)
Direktur Pusat Teknologi Sistem dan Prasarana Transportasi BPPT Muljadi Sinung Harjono mengatakan bahwa BPPT memiliki target untuk segera membuat prototipe kereta cepat dengan kecepatan di atas 200 kilometer/jam.
Rencananya di tahun 2022 akan dibuat prototipe kereta api cepat tersebut. Untuk pembuktian kereta api cepat tersebut diharapkan bisa diujicobakan di jalur Makassar–Pare Pare.





























