Dompet Dhuafa Cabang Sulawesi Selatan (DD Sulsel) mengaplikasikan progam Kebun Pangan di sekitar Masjid. (Foto: DD Sulsel)

ZNEWS.ID MAKASSAR – Kebun Pangan Keluarga merupakan salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan untuk mencapai ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19. Program yang diinisiasi Dompet Dhuafa ini bertujuan membangun kemandirian pangan di level rumah tangga.

Kebun Pangan Keluarga bisa diaplikasikan di mana saja. Di halaman rumah, teras, bahkan roof top kantor. Sedikit berbeda, Dompet Dhuafa Cabang Sulawesi Selatan (DD Sulsel) mengaplikasikan progam Kebun Pangan di sekitar Masjid.

Dimulai sejak Bulan Ramadan lalu, progam Kebun Pangan sudah diaplikasikan ke tiga Masjid di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ketiga Masjid tersebut di antaranya Masjid Hj. Nurlinda, di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Masjid Nurul Jami, dan Majid Babussalam di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Progam Kebun Pangan sudah diaplikasikan ke tiga Masjid di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: DD Sulsel)

“Pogram Kebun Pangan ini sudah mulai jalan sejak Bulan Ramadan. Alhamdulillah, sampai saat ini ada 3 masjid yang lahannya kita pakai untuk jadi Kebun Pangan Keluarga. Jadi, penerima manfaatnya adalah jemaah masjidnya,” kata Aswar Habir, Marketing Communication Dompet Dhuafa Sulsel (Kamis, 2/7/2020).

Sebelum terjun mengelola Kebun Pangan, para jemaah terlebih dahulu diberikan bekal pelatihan berkebun dari panitia. Tanaman pangan seperti sawi, kangkung, bayam, cabe, dan tomat menjadi komoditi pangan yang dikembangkan.

Hal itu tidak lepas dari tujuan progam, yaitu memenuhi kebutuhan pangan di level keluarga. Setiap keluarga dari masing-masing jemaah diberikan bantuan lima jenis bibit, dan dirawat bersama di pekarangan Masjid.

Hingga hari ini, Dompet Dhuafa Sulsel dan penerima manfaat Kebun Pangan di ketiga Masjid sudah melakukan dua kali panen dan pembenihan. (Foto: DD Sulsel)

“Selain bantuan bibit, kita juga berikan edukasi bagaimanan cara merawatnya. Karena, bibit ini hanya untuk sekali panen, setelah panen tidak berikan lagi bibit, namun benih. Setelahnya, mereka akan melanjutkan memelihara benih ini sampai jadi sayuran dan dipanen,” terang Aswar.

Hingga hari ini, Dompet Dhuafa Sulsel dan penerima manfaat Kebun Pangan di ketiga Masjid sudah melakukan dua kali panen dan pembenihan.

Progam Kebun Pangan berbasis masjid DD Sulsel berhasil mengikis kekhawatiran warga mengenai ketahanan pangan di masa pandemi. Selain bersama dalam beribadah, para jemaah kini juga bersama-sama merawat kebun pangannya sendiri.

Oleh: Zulfana
Editor: Agus Wahyudi

LEAVE A REPLY