
ZNEWS.ID, JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengevaluasi kebijakan prosedur isolasi mandiri bagi pasien Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) dengan kriteria orang tanpa gejala (OTG).
“Ini sedang terus kita perbaiki, kita evaluasi, memang harus ada tahapannya karena ada SOP, prosedur, yang harus dilalui karena ini kan soal kesehatan, keselamatan, tidak hanya untuk kepentingan warga yang terpapar, tapi juga bagi lingkungannya, bagi dokter, bagi perawat, bidan. Semua di situ bahkan aparat keamanan bagian-bagian di situ harus kita jaga, termasuk masyarakat sehingga ada tahapan protokol yang harus dipenuhi,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Jumat (25/9/2020).
Pemprov DKI, kata Riza, saat ini masih terus menyempurnakan prosedur isolasi mandiri di Wisma Atlet yang menjadi fasilitas isolasi gratis, sehingga prosedurnya dapat dilakukan lebih sederhana.
“Namun kita akan terus menyempurnakan-memperbaiki semua standar operasi prosedur (SOP) yang ada, untuk penyederhanaan supaya lebih mudah, lebih simpel, dan lebih cepat,” katanya.
Diketahui, Pemprov DKI kini bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam penyediaan tempat isolasi mandiri bagi pasien positif Corona OTG di beberapa flat Wisma Atlet Kemayoran.
“Pemprov DKI Jakarta bersinergi dengan pemerintah pusat menyediakan fasilitas 2.000 tempat tidur untuk isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala. Fasilitas isolasi itu berada di flat isolasi mandiri Kemayoran (Wisma Atlet),” demikian penjelasan dalam akun Twitter Pemprov DKI, Rabu (23/9).
Ada beberapa prosedur yang harus dilakukan pasien OTG. Namun, dalam menjalankan prosedur ini, pasien diharapkan tidak datang seorang diri.




























