Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas)

ZNEWS.ID JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro, menjawab sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat terkait vaksinasi dan Covid-19.

Reisa, dalam acara bincang-bincang yang digelar virtual mengatakan bahwa salah satu mitos yang banyak berkembang di masyarakat adalah keberadaan chip yang disuntikkan ke dalam tubuh melalui vaksin Covid-19.

“Jadi, ini mitos yang banyak banget berkembang karena pada tidak paham isi vaksin itu sebenarnya apa. Sebenarnya, isi vaksin itu mau buatan Amerika, Eropa, Cina, semuanya punya standar internasional yang sama,” ujar Reisa, dikutip dari Antara, Minggu (29/8/2021).

Dia menjelaskan bahwa vaksin hanya berisi komponen virus serta bahan-bahan yang membuat vaksin awet di dalam tubuh. “Jadi, tidak ada, tuh, isi chip segala macam,” tegas dia.

Berikutnya, mitos tentang merokok dapat menangkal virus Corona. Reisa menegaskan hal itu tidak benar. Dia mengatakan bahwa merokok justru memperburuk kondisi tubuh, terlebih terinfeksi Covid-19.

Merokok, kata dia, juga berpotensi menularkan droplet ke lingkungan sekitar. Apalagi jika dilakukan di ruangan yang tidak memiliki sirkulasi udara yang bagus. Hal itu membuat virus bertahan di udara dan berpotensi terhirup oleh orang lain.

Reisa juga membantah mitos yang menyebut anak-anak kebal terhadap Covid-19. Dia mengatakan bahwa tingkat kematian anak-anak karena Covid-19 di Indonesia justru tergolong tinggi.

LEAVE A REPLY