Ilustrasi Cedera saat berolahraga. (Foto: dok/health.usnews)

ZNEWS.ID JAKARTA – Saat mengalami cedera berolahraga, sebagian orang langsung mengatasinya dengan cara memijat atau dibawa ke tukang urut. Padahal, hal tersebut justru memperparah pembengkakan.

Subspesialis bidang Sports Injury dan Arthroskopi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Andi Nusawarta MKes SpOT (K), mengatakan bahwa pemijatan dapat menyebabkan meningkatnya perdarahan dan bengkak pada daerah yang cedera. Bahkan, berpotensi memperberat dan memperlambat masa penyembuhan.

“Penderita cedera jangan dipijit karena itu akan menambah perdarahan dan pembengkakan. Apalagi kalau tiga hari pertama, itu akan makin jadi bengkaknya,” kata Andi, dikutip dari Antara, Rabu (3/3/2021).

Ia menambahkan, boleh saja melakukan pemijatan. Asalkan, sudah tidak terjadi pembengkakan.

“Kalau mau pemijatan jangan di awal-awal tapi kalau tanda-tanda inflamasi sudah hilang tidak apa-apa,” ujarnya.

Andi memberi saran, untuk meminimalkan risiko cedera otot, sendi, dislokasi, hingga patah tulang, perlu melakukan pemanasan dan pendinginan saat berolahraga.

“Cedera terjadi karena pemanasan dan pendinginan yang tidak memadai, intensitas, frekuensi, durasi, dan jenis latihan yang tidak sesuai,” kata Andi.

LEAVE A REPLY