
ZNEWS.ID TANGSEL – Tim Respons DMC Dompet Dhuafa melakukan olah fisik berupa latihan rutin penyelamatan di medan ketinggian atau biasa disapa vertical rescue di halaman kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Rabu (13/4/2022)
“ Latihan ini rutin kami lakukan guna menjaga kemampuan kami di medan penyelamatan ketinggian. Walau sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan, bukan halangan bagi kami untuk melaksanakan kegiatan yang memang sudah menjadi agenda rutin Tim Respons DMC Dompet Dhuafa, “ jelas Haryo Mojopahit, Chief Executive DMC Dompet Dhuafa.
Penyelamatan vertical atau lebih dikenal dengan sebutan vertical rescue adalah teknik memindahkan (evakuasi) korban atau obyek pada medan terjal (High Angle / Vertical) dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, atau sebaliknya.
Dalam operasi SAR (Search and Rescue), vertical rescue adalah satuan dengan kemampuan khusus yang diterjunkan jika korban atau objek berada pada medan curam atau bahkan vertical (Hi-Angle Surface).

Medan vertical di sini tidak hanya sebatas tebing atau lembah di hutan atau gunung, tapi juga bangunan-bangunan tinggi yang ada di perkotaan seperti gedung, menara, jembatan, dan lain sebagainya.
Secara garis besar, ada dua teknik yang harus dikuasai dalam vertical rescue yaitu Teknik Menjangkau Korban dan Teknik Evakuasi Korban. Sementara untuk korban yang belum ditemukan atau belum diketahui kondisinya adalah tugas dari Tim SAR.
Setelah korban ditemukan dan dipastikan dalam kondisi terjebak di lembah, tebing, ataupun di medan lain dengan karakter yang memerlukan keahlian khusus untuk menjangkau dan mengevakuasinya, barulah tugas vertical rescue dimulai. (DMC DD)




























