
ZNEWS.ID, MAMUJU – Juru Bicara Pusat Informasi dan Data Posko Transisi Penanggulangan Bencana Gempa Sulawesi Barat Safaruddin DM menyatakan jumlah pengungsi gempa di provinsi itu masih tersisa sebanyak 8.658 orang dan masih berada pada tenda darurat di Kabupaten Mamuju dan Majene.
“Jumlah pengungsi gempa di Sulbar yang sebelumnya mencapai 91 ribu jiwa jumlahnya terus berkurang dan kini tersisa 8.658 orang,” katanya di Mamuju, Senin.
Ia mengatakan pengungsi gempa tersebut yang berada di Kabupaten Mamuju sebanyak 7.885 orang dan di Kabupaten Majene 773 orang.
Menurut dia, para pengungsi gempa yang masih tersisa tersebut terdapat pada 48 titik pengungsian.
Ia menyampaikan para pengungsi yang masih tersisa tersebut merupakan warga yang rumahnya rusak total akibat gempa.
“Sebagian pengungsi telah memiliki kembali pulang kerumahnya meskipun dalam kondisi rusak parah, hal ini juga menjadi perhatian pemerintah untuk segera dilakukan pemberian bantuan,” kata Safaruddin yang juga kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Sulbar.
Menurut dia, pemerintah daerah di Sulbar juga mencatat bahwa warga yang meninggal di pengungsian mencapai 11 orang dan luka berat mencapai 69 orang, sementara luka ringan 3715 orang.





























