“Polisi dan pasukan militer telah menghadapi demonstrasi damai dengan menggunakan kekuatan yang mematikan dan kekuatan yang setengan mematikan yang telah menyebabkan sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 30 luka-luka,” menurut laporan PBB berdasarkan sumber terpercaya.
Kematian dilaporkan terjadi akibat peluru tajam yang ditembakkan ke kerumunan di Yangon, Dawei, Mandalay, Myeik, Bago dan Pokokku. Gas air mata juga dilaporkan digunakan di berbagai lokasi serta granat flash-bang dan setrum.
Di antara yang tewas adalah tiga orang di Dawei di selatan, kata politisi Kyaw Min Htike. Outlet media Myanmar Now melaporkan dua orang tewas dalam protes di kota kedua Mandalay.
Pasukan keamanan menembak lagi pada hari itu dan seorang wanita tewas, kata warga Mandalay Sai Tun. “Tim medis memeriksanya dan memastikan dia meninggal dunia. Dia ditembak di kepala,” kata Sai Tun.
Editor: Dhany
Sumber: bbc.com/channelnewsasia.com




























