Ilustrasi kripto. (Pixabay/Geralt)

ZNEWS.ID JAKARTA – Investor tengah mendapat angin segar setelah kenaikan harga aset kripto minggu lalu, seperti Bitcoin (BTC) yang naik lebih dari 20 persen dan Ethereum (ETH) yang juga naik hingga lebih dari 12 persen.

Setelah pasar mengalami tekanan pada tahun lalu, beberapa minggu di awal 2023 harga aset kripto BTC, ETH, dan altcoin lainnya mengalami kenaikan yang signifikan.

Kenaikan terjadi setelah tingkat inflasi diumumkan menurun selama enam bulan berturut-turut di bulan Desember seperti yang terlihat pada Consumer Price Index (CPI).

Selain itu, pasar juga setuju bahwa rapat The Fed (FOMC) kemungkinan akan menurunkan suku bunga sebanyak 25 poin persentase dibanding bulan lalu (50 poin).

Penurunan nilai mata uang dolar Amerika Serikat (AS) memberi dampak baik terhadap kenaikan harga Bitcoin.

Dolar AS yang digunakan oleh mitra dagang Amerika Serikat selama tiga bulan terakhir merosot hingga sembilan persen. Hal tersebut berpengaruh positif pada mayoritas perdagangan Bitcoin melawan dolar.

Kenaikan dari harga aset kripto tersebut diharapkan dapat mendorong optimisme pasar untuk menganalisis lebih lanjut sektor industri kripto yang memiliki potensi besar pada 2023.

LEAVE A REPLY