JAKARTA, ZNEWS.id — Dompet Dhuafa menggelar halalbihalal di Aula Masjid Zona Madina, Bogor, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menandai dimulainya program Tebar Hewan Kurban (THK) 2026.

Sejak pagi, insan Dompet Dhuafa hadir mengenakan busana adat Betawi. Tema ini mencerminkan bahwa zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.

Acara dibuka dengan tradisi Palang Pintu khas Betawi, dilanjutkan doa oleh santri eTahfidz Green Lido Sukabumi.
Momentum utama adalah serah terima estafet program dari Ramadan 1447 H menuju program kurban.

Ketua Ramadan 2026 Dompet Dhuafa, Sulis Tiqomah, menyampaikan bahwa penghimpunan Ziswaf tumbuh 15,4 persen dengan total 424 ribu penerima manfaat.

“Capaian ini merupakan hasil kontribusi seluruh amil, insan Dompet Dhuafa, serta arahan dewan pembina, pengurus, dan manajemen,” ujar Sulis.

Estafet program kemudian diserahkan kepada Ali Bastoni sebagai Ketua THK 2026. Ia menargetkan distribusi 35 ribu ekor hewan kurban setara domba/kambing.

Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan capaian Ramadan menjadi modal penting untuk program berikutnya, sekaligus mendorong inovasi agar manfaat semakin luas.

“Kepedulian adalah tema besar kita. Semakin besar pencapaian, semakin besar pula kesempatan memberi manfaat,” katanya.

Acara juga diisi pembacaan puisi kemanusiaan oleh jajaran direksi mitra program. Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Rahmad Riyadi, mengingatkan pentingnya optimalisasi pendayagunaan dana agar manfaat semakin luas.

“Kita harus sungguh-sungguh agar manfaat yang dihasilkan semakin besar,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan siraman rohani oleh Dewan Pembina Syariah Prof. Jawahir, serta ramah tamah antar peserta.

Melalui momentum ini, Dompet Dhuafa menegaskan komitmennya untuk melanjutkan semangat Ramadan ke program kurban 2026 dan terus menebar manfaat bagi masyarakat.

LEAVE A REPLY