JAKARTA, ZNEWS.id – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) akan menggelar demo di Gedung DPR/MPR dan kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/9).
Dmeo digelar untuk menyampaikan tuntutan mereka terkait regulasi dan tarif ojol. Secara rinci, berikut tuntutan para pengemudi ojol:
– Potongan Tarif: Pengemudi ojol meminta potongan tarif tidak melebihi 10%, karena potongan saat ini dianggap terlalu besar dan merugikan pengemudi.
– Regulasi Tarif: Mereka juga menuntut regulasi tarif khusus untuk layanan antarbarang dan makanan agar ada kepastian dan transparansi dalam perhitungan tarif.
– Status Kemitraan: Pengemudi ojol meminta perubahan status kemitraan menjadi karyawan tetap untuk mendapatkan hak-hak yang lebih baik.
– Audit Investigasi: Mereka menuntut audit investigasi terhadap potongan tambahan yang dibebankan oleh aplikator.
– Perlindungan Hukum: Pengemudi ojol juga meminta perlindungan hukum melalui RUU Ketenagakerjaan untuk melindungi hak-hak mereka.
– Hapuskan Sistem Prioritas Diskriminatif: Mereka meminta penghapusan sistem prioritas yang diskriminatif, seperti GrabBike Hemat dan sistem hub di ShopeeFood.
– Tetapkan Tarif Langsung: Pemerintah diminta untuk menetapkan tarif pengantaran makanan dan logistik secara langsung, bukan menyerahkannya kepada aplikator.
Para pengemudi ojol juga meminta keadilan dan pendapatan yang manusiawi, serta perlindungan jaminan sosial dan kesehatan.
Aksi demo ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi pengemudi ojol dan meningkatkan kesadaran akan hak-hak mereka.
Sementara itu Polisi telah mengerahkan 6.118 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa ini dan meminta massa untuk menggelar aksi secara damai dan tertib.























