Banyak rumah hancur di Gaza akibat gempuran Israel. (Reuters)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Jalur Gaza dan beberapa wilayah di Palestina porak poranda digempur bom tentara zionis Israel dalam beberapa hari terakhir. Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan, serangan terbesar terhadap Hamas belum selesai dan akan berlanjut.

Sementara sayap bersenjata kelompok Palestina, Hamas, juga terus menggencarkan serangan roket ke wilayah Israel.

“Mereka menyerang ibu kota kami, meluncurkan roket ke kota-kota kami. Mereka akan membayar ganjaran dan kami akan terus melanjutkan,” kata Netanyahu menyusul rapat keamanan di markas militer di Tel Aviv. “Ini belum selesai,” katanya.

Juru bicara tentara Israel mengatakan 7.000 tentara cadangan telah dipanggil untuk bersiap. Banyak rumah hancur di Gaza akibat gempuran Israel.

Di Gaza, setidaknya 119 orang—termasuk 31 anak-anak—dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel sejak serangan terjadi pada Senin (10/05) lalu. Sementara di Israel, delapan orang meninggal sejauh ini.

Wartawan BBC di Gaza mengatakan wilayah itu mengalami masa paling sulit sejak perang pada 2014.

Sementara di berbagai kota dunia, para pengunjuk rasa membawa bendera Palestina dalam protes pro-Palestina di banyak kota dunia, termasuk Bangladesh, Yordania, Kosovo dan Turki.

LEAVE A REPLY