Tim penyelamat membawa seorang gadis dari bangunan yang runtuh pascagempa di Diyarbakir, Turki, Senin (6/2/2023). (Foto: ANTARA/REUTERS/Sertac Kayar)

ZNEWS.ID JAKARTA – Dompet Dhuafa melalui unit Disaster Management Center (DMC) tengah mengupayakan penanganan bantuan respons tanggap darurat gempa di Turki dan Suriah. DMC Dompet Dhuafa sedang menghubungi mitra lokal dan relawan di lokasi.

“Kami turut berduka atas apa yang menimpa masyarakat Turki dan sekitarnya. Semoga korban husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan oleh Allah SWT. Semoga semua berada di dalam perlindungan Allah SWT,” jelas Haryo Mojopahit, Chief Executive DMC Dompet Dhuafa.

“Saat ini masih dalam tahap asesmen, karena belum bisa mengakses ke lokasi. Baik dari pemerintah ataupun NGO lokal di sana,” lanjut Haryo.

Diketahui, gempa berkekuatan 7,8 magnitudo mengguncang wilayah bagian selatan Turki. Di Turki, setidaknya 284 orang tewas dan lebih dari 2.300 terluka, menurut Wakil Presiden Fuat Oktay.

Di negara tetangga Suriah, setidaknya 386 orang tewas, termasuk 239 orang kebanyakan di wilayah Aleppo, Hama, Latakia, dan Tartus.

Tercatat pada Senin dini hari 04:17 waktu setempat, gempa mengguncang Distrik Pazarcik di Kota Kahramanmaraş. Terdapat 17 kali gempa susulan, yang terbesar berkekuatan 6,6 magnitudo.

Getaran gempa terasa hingga kota-kota di Kahramanmaraş, Hatay, Osmaniye, Gaziantep, Şanlıurfa, Diyarbakır, Malatya dan Adana. Gempa juga terasa sebagian wilayah Siprus, Yunani, Jordan, Lebanon, Irak, Georgia, dan Armenia.

LEAVE A REPLY