Dompet Dhuafa memberangkatkan sejumlah relawan, mulai dari dokter, tenaga medis, dan tim asesmen menuju Turki di Kantor Disaster Management Center (DMC), Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Kamis (9/2/2023). (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID TANGSEL – Dompet Dhuafa memberangkatkan sejumlah relawan, mulai dari dokter, tenaga medis, dan tim asesmen menuju Turki. Hal ini dilakukan sebagai wujud solidaritas atas gempa dahsyat yang terjadi pada Senin (6/2/20223).

Dokter dan tenaga medis yang diberangkatkan memiliki keahlian khusus, di antaranya spesialis bedah saraf, tulang dan kebencanaan.

Dompet Dhuafa memberangkatkan dr Zainab Aqila, dr Rosmalia, dr Sjarif SpB, Narwan, dan Dedi Fadlil. Pelepasan keberangkatan relawan Dompet Dhuafa dilaksanakan di Kantor Disaster Management Center (DMC), Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Kamis (9/2/2023).

Acara pelepasan dihadiri oleh Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Rahmad Riyadi, dan Direktur Layanan Sosial, Dakwah, dan Budaya Dompet Dhuafa, Ustaz Ahmad Shonhaji.

Dompet Dhuafa memberangkatkan sejumlah relawan, mulai dari dokter, tenaga medis, dan tim asesmen menuju Turki di Kantor Disaster Management Center (DMC), Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Kamis (9/2/2023). (Foto: Dompet Dhuafa)

“Kita belum selesai menangani bencana di dalam negeri, seperti gempa Cianjur dan beberapa tempat lainnya. Namun, kita sudah harus merespons bencana yang ada di luar negeri. Saya kira ini bukan pekerjaan yang mudah, karena di satu sisi memang sedang konsentrasi di dalam negeri, namun mau tidak mau panggilan ini adalah bagian dari tugas filantropi Islam,” ungkap Rahmad Riyadi dalam sambutannya.

Dokter Relawan yang akan diberangkatkan, yaitu dr Zainab Aqila dan dr Rosmalia yang saat ini sudah dalam masa karantina untuk pembekalan keberangkatan Emergency Medical Team (EMT) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara dr Sjarif SpB, Narwan, dan Dedi Fadlil, diberangkatkan di bawah koordinasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI.

“Dari awal saya menyampaikan, ketika saya bergabung dengan Dompet Dhuafa, maka itu bukanlah sekadar tugas statis yang akan menanti saya di rumah sakit. Insyaallah, saya infakkan untuk tugas kemanusiaan. Kapan pun DMC menghubungi saya, insyaallah dengan izin Allah saya akan bantu. Saya wakafkan diri saya,” tutur dr Sjarif SpB, relawan Dompet Dhuafa yang akan berangkat menuju Turki.

LEAVE A REPLY