Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meluncurkan program Kemaslahatan Ramadan 1444 H/2023 M di Ballroom BJ Habibie, Muamalat Tower, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/4/2023). (Foto: Dompet Dhuafa)

Konkretnya, Dompet Dhuafa akan menyalurkan sebanyak 5.000 mushaf Al-Qur’an ke wilayah berikut: Banten, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

Kemudian, sebanyak 900 paket sembako dan 900 paket kado alat salat akan disalurkan ke wilayah Banten, Lampung, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Program-program bantuan tersebut ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari jemaah masjid, majelis taklim, para muslim dan mustahik di daerah minoritas, orang tua renta hingga anak-anak berkebutuhan khusus.

Kepala BPKH, Fadlul Imansyah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar BPKH berkolaborasi dengan mitra kemaslahatan dalam memberikan manfaat dan maslahat bagi masyarakat secara umum dan umat muslim secara khusus.

“Di bulan yang penuh berkah dan bertepatan dengan malam laitul qadar adalah momen yang tepat berbagi dengan sesama muslim agar keberkahan Ramadan bisa diraih serta mendapatkan pahala yang melimpah dari Allah SWT,” ujar Fadlul.

Ia menyebutkan, program kemaslahatan BPKH ini menggunakan nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU), yang mana pokoknya tetap dan manfaatnya akan terus bertambah. Sehingga, tidak ada dana setoran awal yang digunakan untuk kegiatan kemaslahatan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam pidatonya yang disampaikan oleh wakilnya, Zainut Tauhid Sa’adi, menuturkan bahwa nilai manfaat Dana Abadi Umat harus dikelola dengan sebaik-baiknya, amanah, dan transparan.

“Semoga program kemaslahatan ini tetap abadi dan memberikan maslahat bagi kemajuan bangsa pada berbagai sektor, terutama pada pendidikan, keagamaan, sosial, dan ekonomi,” ucap Wamenag.

Oleh: Muthohar

LEAVE A REPLY