Payakumbuah melalui Dompet Dhuafa menyalurkan 1.000 paket sembako dalam “2 Tahun Padang Payakumbuah, Berbagi Kebahagiaan” yang dibagikan kepada anak yatim, lansia, dan duafa. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID BOGOR – Salah satu cara terbaik untuk mensyukuri pertambahan usia adalah dengan menjadi insan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan bertambahnya usia, kita diharapkan makin bijaksana dan mampu berkontribusi positif dalam kehidupan orang lain.

Menjadi lebih bermanfaat bukan hanya tentang membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moral, pengetahuan, dan inspirasi bagi mereka yang membutuhkan. Inilah esensi sejati dari sebuah pertumbuhan, yaitu bagaimana kita bisa menjadi lebih berarti bagi sesama.

Hal itu pula yang dilakukan oleh Payakumbuah (PT Makan Padang Pakai Tangan) yang pada Minggu (14/7/2024), lalu yang genap berusia 2 tahun.

Meski usianya masih tergolong belia, Payakumbuah berupaya melakukan langkah konkret sebagai wujud kepedulian untuk bersama-sama menjawab kebutuhan masyarakat.

Payakumbuah melalui Dompet Dhuafa menyalurkan 1.000 paket sembako dalam “2 Tahun Padang Payakumbuah, Berbagi Kebahagiaan” yang dibagikan kepada anak yatim, lansia, dan duafa. (Foto: Dompet Dhuafa)

Sebagai perwujudan rasa syukurnya, Payakumbuah melalui Dompet Dhuafa menyalurkan 1.000 paket sembako dalam “2 Tahun Padang Payakumbuah, Berbagi Kebahagiaan”. Bingkisan terbaik ini dibagikan kepada anak yatim, lansia, dan duafa.

Restoran Rumah Makan Padang milik figur publik Arief Muhammad tersebut sudah didirikan selama dua tahun, sejak Juli 2022 dan sudah berkembang hingga memiliki 14 cabang di Jabodetabek, Semarang, dan Surabaya. Di usianya yang ke-2 tahun Payakumbuah telah membuka lapangan pekerjaan bagi kurang lebih 1.000 orang.

“Visi misi dari Payakumbuah itu kita tidak berorientasi pada profit saja, tapi gimana caranya Payakumbuah ini bisa bermanfaat buat orang banyak. Jadi, visi yang pertama adalah kita ingin memperkenalkan atau memperluas masakan Padang ini ke seluruh Indonesia hingga go international. Karena, seperti yang kita ketahui, rendang pernah menjadi masakan nomor satu di dunia. Makanya, spirit itu yang terus kita bawa di visi misi perusahaan,” ujar Redinal Rizki Yudaswara, CEO Payakumbuah, Jumat (12/7/2024) di Zona Madina.

LEAVE A REPLY