Dompet Dhuafa bersama Komunitas Jofisah akhirnya menggelar Kajian Dakwah bertajuk ‘Tuhan, Aku Jatuh Cinta’ di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID JAKARTA – Setelah tertunda dampak pandemi Covid-19, Dompet Dhuafa bersama Komunitas Jofisah akhirnya menggelar Kajian Dakwah bertajuk ‘Tuhan, Aku Jatuh Cinta’ di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022).

Kajian tersebut menghadirkan Ustaz Alfie Alfandy (Founder Bikers Dakwah), Ustaz Muhammad Syafi’i (Dompet Dhuafa), dan Dodi Hidayatullah (Muslim Influencer).

Dalam ceramahnya, Ustaz Alfie Alfandy menyampaikan bahwa orang yang taat kepada Allah SWT tidak ada alasan untuk tidak melakukan salat. Dan, senantiasa melibatkan Allah SWT dalam hal apapun.

Dompet Dhuafa bersama Komunitas Jofisah akhirnya menggelar Kajian Dakwah bertajuk ‘Tuhan, Aku Jatuh Cinta’ di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

“Seperti salat istikharah. Masalah jodoh, pekerjaan, orang tua, pengambilan keputusan, apapun itu, lakukan salat istikharah. Tanya kepada Allah, selalu libatkan Allah agar kita selalu selamat dunia dan akhirat,” tuturnya.

Sedangkan dalam materi selanjutnya, Ustaz Muhammad Syafi’i menjelaskan tentang cara lain memberi cinta, terlebih untuk Sang Pencipta sebagai bentuk taat kepada Allah SWT.

“Wakaf adalah salah satu investasi yang walaupun kita sudah meninggal, pahalanya tetap mengalir. Seperti yang dikatakan Rasulullah SAW bahwa ada tiga amalan yang pahalanya tetap mengalir, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan. Wakaf termasuk dalam sedekah jariyah,” ungkap Ustaz Muhammad Syafii.

Dompet Dhuafa bersama Komunitas Jofisah akhirnya menggelar Kajian Dakwah bertajuk ‘Tuhan, Aku Jatuh Cinta’ di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

Ia juga menjelaskan bahwa berwakaf tidak harus dengan jumlah yang besar atau sesuatu yang besar.

“MUI mengeluarkan fatwa yaitu membolehkan wakaf uang dan wakaf melalui uang. Lalu caranya, wakaf dengan biaya yang tidak besar yaitu dengan patungan, semisal ada satu orang berwakaf Rp100.000 sebulan, dikali 10.000 orang, maka hasilnya Rp1 miliar. Dompet Dhuafa mendirikan tujuh rumah sakit wakaf, juga sekolah-sekolah wakaf. Maka, bayangkan jika kita punya rumah sakit wakaf, sekolah wakaf, hotel wakaf, semuanya wakaf, maka umat bisa terjamin,” terangnya.

LEAVE A REPLY