Tim Layanan Dakwah Dompet Dhuafa mengadakan International Da’wah Outlook, Kamis – Jumat (29 – 30 Desember 2022) di Hall Cendana, Grand Whiz Poins Simatupang, Jakarta Selatan. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID JAKARTA – Pada gelaran acara International Da’wah Outlook 2022, di Grand Whiz Poins Simatupang, Jakarta, Kamis (29/12/2022), Divisi Layanan Dakwah Dompet Dhuafa menghadirkan beberapa narasumber untuk berdialog pada sesi Dialog Interaktif International Da’wah Outlook.

Acara ini dihadiri oleh 50 Dai Ambassador Dompet Dhuafa yang pernah ditugaskan di 16 negara.

Sesi dialog interaktif kedua ini dipandu oleh Fatchuri Rosyidin selaku Direktur Inspirasi Melintas Zaman (IMZ) dengan narasumber yaitu Suparto MEd PhD selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr KH Cholil Nafis, Lc MA selaku Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, dan Achmad Syalaby Ichsan selaku Redaktur Republika.

Pada kesempatannya, Suparto mengatakan bahwa keberadaan dai ambassador seperti Dompet Dhuafa ini sangat penting bagi masyarakat yang ada di negara-negara lain.

Di sana, kata dia, para pegiat dakwah atau dai itu memiliki tiga fungsi yaitu sebagai penyuluh, penceramah agama, dan pengelola majelis taklim. Tiga area ini menjadi kegiatan dakwah yang harsu berjalan.

Ia kemudian menceritakan berbagai pengalamannya selama berada di Australia sebagai mahasiswa. Selama di sana, ia juga mengamati dakwah Islam ini belum tersentuh secara serius.

Sebab, para penceramah di sana adalah penceramah dadakan dari kalangan pelajar, termasuk para diaspora Indonesia. Menurutnya, mahasiswa-mahasiswa di sana, terutama dari PTKIN itu banyak yang datang tapi enggan terlibat dalam aktivitas dakwah.

Maka, kini Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki program bersama PBB dalam penguatan dakwah Islam. Program ini berlangsung selama dua bulan.

“Saya kira Dompet Dhuafa dapat bersinegi dalam hal ini bersama Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta pada segi penguatan materi. Fakultas Dakwah sangat welcome untuk membangun sinergi terkait dakwah internasional,” ujarnya.

LEAVE A REPLY