Ilustrasi Mencabut Gigi Bagian Atas Tidak Sebabkan Kebutaan. (Foto: SHUTTERSTOCK/antoniodiaz)

ZNEWS.ID JAKARTA – Dokter gigi M Try Utomo Insana Putra atau yang kerap dipanggil Tri Putra memastikan bahwa pencabutan gigi bagian atas tidak menyebabkan kebutaan karena tidak ada kaitan antara saraf mata dengan saraf gigi.

“Kita tahu salah satu sistem saraf pusat itu adanya di otak. Di dasar otak ini terdapat 12 cabang saraf yang biasa disebut nervus kranial. Untuk penglihatan mata, itu persarafi oleh saraf optik. Sedangkan untuk gigi dan rahang dipersarafi oleh saraf trigeminal. Jadi, sudah jelas bahwa sistem persarafannya berbeda,” kata Tri dikutip dari Antara.

Tri menuturkan, saat ini masih ada rumor di tengah masyarakat jika mencabut gigi bagian atas bisa menyebabkan kebutaan. Ia mengatakan bahwa rumor tersebut masih diyakini oleh sebagian masyarakat.

Bahkan, sering kali dijadikan alasan takut mencabut gigi bagian atas, sementara giginya sudah tidak dapat lagi dipertahankan dan bisa menjadi sumber infeksi.

Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Tri Sakti itu menjelaskan bahwa rumor itu hanya sebatas mitos. Karena, tidak ada kaitan antara saraf mata dengan saraf gigi.

Tri menyarankan kepada masyarakat untuk tidak langsung percaya kepada informasi yang belum diketahui faktanya.

“Cek dulu faktanya melalui sumber yang kredibel,” ujarnya.

LEAVE A REPLY