
Ahmad juga menjelaskan bahwa DMC Dompet Dhuafa membawa peralatan rescue sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di kawasan sekitar yang bisa menyebabkan kondisi membahayakan manusia.
“Kita membawa peralatan rescue seperti water rescue dan vertical rescue. Karena di sini (bekasi) hazard bencana-nya adalah banjir, apalagi sekarang hujan sering turun. Jadi, kami membawa serta peralatan water rescue untuk siaga,” jelas Ahmad.
“Kami juga rutin keliling ke beberapa titik untuk memantau kondisi lalu lintas, apabila ada gangguan seperti laka lantas, kami siap segera membantu dan mengevakuasi,” lanjutnya.
Ahmad juga melaporkan kondisi lalu lintas beberapa hari belakang ini masih terpantau lancar.
“Kepadatan kendaraan mungkin bisa semakin padat pada hari ini (Selasa, 31/12/2024), mengingat ini adalah malam puncak tahun baru, untuk itu kami bersama tim akan standby untuk membantu agar aktivitas lalu lintas aman dan lancar,” pungkasnya.
Keberadaan DMC Dompet Dhuafa dalam Siaga Nataru ini menjadi bukti komitmen dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Kehadiran DMC bersama Basarnas tidak hanya memperkuat koordinasi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan libur akhir tahun. (DMC DD/MAA)



























