Cuitan jubir Kemlu China Zhao Lijian di Twitter, yang disematkan di bagian atas akun Twitter-nya, telah “disukai” oleh 54.000 pengikut (follower), setelah Twitter menandainya sebagai konten sensitif. Namun, Twitter menolak permintaan pemerintah Australia untuk menghapus gambar tersebut.
Twitter diblokir di China, tetapi semakin sering digunakan oleh para diplomat China yang telah mengadopsi taktik agresif “diplomasi Prajurit Serigala” (Wolf Warrior diplomacy) pada tahun ini.
Pada Jumat, China memberlakukan tarif dumping hingga 200 persen untuk impor anggur Australia, yang secara efektif menutup pasar ekspor terbesar untuk industri anggur Australia.
Pemberlakuan tarif itu dilakukan China di tengah perselisihan diplomatik yang memburuk dengan Australia, yang mengalami pembalasan perdagangan serius yang diterapkan oleh China.
Editor: Dhany
Sumber: Antara





























