
ZNEWS.ID JAKARTA – Seiring waktu berlalu, jumlah penyintas di posko pengungsian akibat kebakaran di Manggarai mulai berkurang pada Kamis (22/8/2024). Meski begitu, Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa tetap memberikan bantuan sejak hari kedua setelah kebakaran terjadi.
LPM Dompet Dhuafa menyediakan konsumsi gratis melalui program Dapur Keliling (Darling), yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan para penyintas di posko pengungsian. Namun, bantuan yang diberikan masih belum sepenuhnya mencukupi.
Salah satu penyintas, Yuliani (38), mengungkapkan bahwa ia dan penyintas lainnya masih memerlukan variasi makanan yang lebih beragam. Kehadiran donatur seperti Dompet Dhuafa membantu menambah variasi makanan di posko.
Selain itu, selama tinggal di tenda pengungsian, Yuliani merasa prihatin dengan anak-anaknya dan pengungsi lainnya yang kesulitan tidur karena kurangnya kasur dan bantal.
“Sebenernya kami dikasih bantal, tapi bantal tersebut tidak terbagi rata sebab kami lebih mendahulukan pengungsi yang lanjut usia,” jelas Yuliani.
Isma (41), penyintas lain di posko utama, menyatakan bahwa kebutuhan akan sembako sangat mendesak.
“Aku lebih mementingkan butuh tempat tinggal dan sembako karena kita di rumah udah banyak yang kebakar, lalu warung-warung juga. Jadi, segalanya sudah kekurangan,” ucap Isma.



























