
ZNEWS.ID CIANJUR – Gempa yang mengguncang wilayah Cianjur meninggalkan kisah haru yang melekat bagi masyarakat yang terdampak. Banyak cerita yang datang dari para relawan, tenaga kesehatan, dan semua yang hadir untuk membatu pemulihan.
Yakni, menyediakan fasilitas kepada para penyintas bencana, membuka posko-posko pengungsian, serta pemberian bantuan seperti makanan dan pelayanan kesehatan.
Ada cerita yang hadir dari Muhammad Faisal, Tim Respons Darurat Kesehatan (RDK) Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa. Ia menceritakan kisah seorang anak yang tertimpa puing-puing reruntuhan rumah saat gempa.
“Ada anak usia 7 tahun, ia mengalami patah pada paha sebelah kanan akibat terkena reruntuhan pada saat gempa,” jelas Faisal lewat pesan singkat yang dikirim.

Faisal menuturkan, sewaktu terjadi gempa, anak yang mengalami patah pada paha sebelah kanan ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur.
Akan tetapi, keadaan rumah sakit pascagempa terjadi belum sepenuhnya stabil. RSUD ini mengalami kerusakan di beberapa bagian.
“Keadaan rumah sakit masih tidak stabil akibat gampa, sehingga anak ini dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan operasi, pemasangan ORIF (Open Reduction Internal Fixatiol),” ujar Faisal.





























