
ZNEWS.ID JAKARTA – Diabetes menjadi salah satu penyakit yang masih menduduki urutan tertinggi di Indonesia. International Diabetes Federation (IDF) pada 2019, mencatat di Pasifik Barat, Indonesia menduduki nomor dua tingkat penduduk yang mengidap penyakit diabetes.
Umumnya, diabetes banyak dialami orang tua. Namun, penyakit yang menjangkiti kalangan usia 50 tahun ke atas itu kini mulai menyerang anak muda. Gaya hidup seperti istirahat tidak teratur dan kurang olahraga menjadi biang keladi permasalahan ini.
Dokter Danar Wicaksono, dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sardjito Yogyakarta, menyebutkan bahwa ada tiga pilar bagi anak muda untuk mencegah penyakit diabetes. Yakni, istirahat yang cukup, menjaga asupan gula, dan olahraga untuk membakar kalori.
“Pertama terkait istirahat yang cukup. Di masa serba canggih ini, banyak sekali anak muda yang suka menghabiskan waktu di malam hari untuk bergadang. Istirahat menjadi tidak ideal dan akhirnya menyebabkan metabolisme tubuh terganggu,” kata Danar, dilansir dari Antara, Senin (31/5/2021).

Idealnya, tubuh manusia membutuhkan istirahat dengan rentan durasi waktu 7- 8 jam setiap harinya. Selama beristirahat atau tertidur di malam hari, tubuh melakukan pembakaran kalori yang berasal dari glukosa.
Jika tidak diberikan waktu yang cukup, tentu akan semakin banyak kadar glukosa di dalam darah yang tidak dapat dibakar oleh tubuh dan berpotensi menyebabkan diabetes.
Pilar kedua adalah menjaga asupan gula. Anak- anak muda diminta untuk mengontrol asupan gula lewat makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.




























