
ZNEWS.ID JAKARTA – Saat Idul Adha, sudah pasti umat Islam akan merayakannya dengan berbagai hal. Di masa pandemi saat ini, semua dilakukan serba online. Mulai dari membeli daging kurban hingga silaturahmi.
Dalam Islam, shohibul kurban atau orang yang berkurban juga berhak menikmati daging kurban dari hewan yang disembelih. Namun, jika tidak mengambilnya juga tidak masalah, apalagi jika untuk dibagikan dan dinikmati oleh masyarakat yang kurang mampu.
Tapi, perlu diingat, walaupun makan daging kurban saat Hari Raya adalah salah satu nikmat dan rezeki yang harus disyukuri, namun jangan menyantapnya secara berlebihan. Alih-alih makan daging kurban terlalu banyak, kamu justru bisa terkena kolestrol.
Untuk itu, jaga kesehatan dan lakukan hal-hal berikut ini agar setelah menyantap daging kurban tidak terkena kolestrol tinggi.
1. Makan Secukupnya, Tidak Perlu Berlebihan
Makanlah secukupnya, sebagaimana makan sehari-hari. Jika stok di kulkas banyak, kamu bisa memasaknya lebih dan membagikannya kepada keluarga atau tetangga. Jadi, kamu tidak berpikir untuk menghabiskannya sendirian.
Ingat, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk tidak makan berlebihan. Sisakan satu pertiga untuk makanan, satu pertiga untuk minuman, dan satu pertiga untuk udara. Makan berlebihan membawa kita pada kemalasan dan sifat yang disukai oleh setan.
2. Imbangi Makan Daging dengan Sayur dan Buah Segar
Siapkan sayur juga buah-buahan segar yang belum diolah atau dicampur dengan bahan-bahan lainnya. Untuk sayur, kamu bisa menyiapkan sebagai menu pendamping daging.


























