
ZNEWS.ID BOGOR – Dompet Dhuafa bersama Muda Camp dan Tafakur Trip menggelar acara Camp Bareng dengan tema “Denganmu, Hidupku Lebih Berarti”, di Tekad Camp, Megamendung Bogor, Jawa Barat, Sabtu-Minggu, 5-6 November 2022.
Peserta yang hadir pada acara ini berjumlah 43 orang. Mereka merupakan mahasiswa, mahasiswi, dan umum yang datang dari berbagai daerah, antara lain Jakarta, Bogor, Bekasi, bahkan Lampung.
Dalam acara ini, materi diisi oleh beberapa narasumber yang paham di bidangnya. Para narasumber antara lain; Zaini Tafrikhan selaku Corporate and Partnership Wakaf, Dean Raharjov sebagai Founder Komunitas Pendaku Muslim, Rizal Wahid sebagai Founder @jagopranikah, dan yang terakhir Sebastian Wahyu sebagai penulis tiga buku Ayah Rumah Tangga.
Zaini dalam kesempatannya menjelaskan kepada para peserta mengenai wakaf. Dia menerangkan, pada dasarnya sedekah terbagi dua. Pertama, sedekah wajib yaitu zakat. Kedua, sedekah sunah, salah satunya wakaf.

“Zakat adalah harta yang kita keluarkan untuk menyucikan harta, sedangkan wakaf adalah harta yang kita miliki dalam bentuk apapun untuk diberikan kepada nazir sebagai pengelola untuk dimanfaatkan secara produktif oleh para penerima manfaatnya sampai akhir zaman,” jelas Zaini.
Ia kemudian menjelaskan tentang wakaf pada zaman sejarah sahabat Nabi. Pada masa itu, di Jazirah Arab, orang-orang suka minum air zamzam. Pada suatu saat, sumur zamzam mulai mengering dan cuma ada satu sumur yang rasanya mirip air zamzam.
Sayangnya sumur ini dikelola oleh orang Yahudi bernama Raumah. Nabi kemudian berkata bahwa barangsiapa yang ingin bersedekah maka bebaskanlah salah satu sumur Raumah dan jaminannya surga. Pada saat itu, Usman bin Affan membeli sumur tersebut dan diwakafkan untuk kebutuhan umat waktu itu.



























