JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan ada tiga beberapa fase dalam Gerhana Bulan Total yang terjadi hari ini.
Pertama, Gerhana mulai (P1) yang berlangsung pada pukul 15.00.38 WIB, 16.00.38 WITA, 17.00.38 WIT. Fase ini tidak teramati di wilayah Indonesia.
Kedua, Gerhana Sebagian mulai (U1), pukul 16.08.59 WIB, 17.08.59 WITA, 18.08.59 WIT. Fase ini hanya dapat diamati di wilayah Papua, Papua Barat, sebagian Maluku Utara, dan sebagian Maluku.
Fase ketiga atau Gerhana Total mulai (U2) berlangsung pada pukul 17.16.19 WIB, 18.16.19 WITA, 19.16.19 WIT.
Fase ini hanya dapat diamati di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sebagian besar Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, dan sebagian Jawa Timur.
Puncak Gerhana sendiri ada di fase keempat yakni pukul pukul 17.59.11 WIB, 18.59.11 WITA, 19.59.11 WIT. Setelahnya, Gerhana memasuki fase akhir.
Fase akhir atau Gerhana Total berakhir (U3) dimulai pada pukul 18.42.03 WIB, 19.42.03 WITA, 20.42.03 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.
Keenam, Gerhana Sebagian berakhir (U4) pada pukul 19.49.22 WIB, 20.49.22 WITA, 21.49.22 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.
Fase ketujuh atau Gerhana berakhir (P4) Gerhana Bulan Total berakhir pukul 20.57.43 WIB, 21.57.43 WITA, 22.57.43 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.
Berbeda dengan Gerhana Matahari yang membutuhkan peralatan khusus untuk mengamati dengan aman, masyarakat bisa menyaksikan Gerhana Bulan dengan mata telanjang.
Untuk menyaksikan fenomena, masyarakat cukup mengarahkan pandangan sesuai arah terbit dan terbenamnya Bulan. Meskipun, teropong memungkinkan Anda untuk melihat detail yang mengesankan dari Bulan.
“Kita tidak perlu menggunakan alat bantu optik, kecuali hendak mengabadikanya dalam bentuk citra atau rekaman video,” kata Andi Pangerang, Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN dikutip situs resminya.




























