Dompet Dhuafa bersama Yayasan Pejuang Subuh dan Ibu Nusantara Berbagi (Inube) menyelenggarakan acara Khitanan Massal di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID JAKARTA – Memasuki bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW (Rabiul Awal 1444 H), Dompet Dhuafa bersama Yayasan Pejuang Subuh dan Ibu Nusantara Berbagi (Inube) menyelenggarakan acara Khitanan Massal di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2022). Acara ini diikuti oleh 250 anak dari golongan yatim dan dhuafa.

Digelarnya acara khitanan massal ini diharapkan dapat membantu anak-anak yang ingin khitan namun terkendala biaya karena mahalnya biaya khitan.

Agung selaku Wakil Ketua Yayasan Pejuang Subuh mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu menyambut bulan kelahiran Nabi.

“Kami juga ingin membantu para warga sekitar agar bisa berkhitan,” ungkapnya.

Sementara Yanti selaku ketua panitia mengatakan bahwa khitan merupakan salah satu syariat Islam. Sudah seharusnya setiap anak laki-laki melakukan khitan sebagai bukti ketaatan terhadap Allah dan Rasul-Nya.

Dompet Dhuafa bersama Yayasan Pejuang Subuh dan Ibu Nusantara Berbagi (Inube) menyelenggarakan acara Khitanan Massal di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2022). (Foto: Dompet Dhuafa)

“Khitan adalah salah satu syariat Islam dan kami ingin mempermudah warga sekitar agar bisa berkhitan tanpa memikirkan biaya,” ujarnya.

Acara mulia ini turut dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali. Ia hadir serta mengikuti seluruh rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Marullah mengingatkan anak-anak yang hendak disunat maupun para orang tua bahwa sunat bukan hanya sekadar syariat islam.

Namun, kata dia, manfaatnya untuk kesehatan seumur hidup. Marullah juga berpesan kepada anak-anak untuk tidak takut saat disunat. Meski akan terasa sakit, namun hanya sementara.

“Khitan itu sakitnya sementara tapi manfaatnya selamanya,” tuturnya.

LEAVE A REPLY