Ilustrasi sedekah. (Foto: freepik.com)

2. Al-Adha atau Menyakiti

Al-Adhâ berarti menyakiti perasaan orang lain, terutama penerima sedekah. Menyakiti hati orang yang menerima sedekah tidak disukai oleh Allah, dan jika ini dilakukan, maka sedekah tersebut tidak akan bernilai pahala.

3. Riya atau Menyombongkan

Riya berarti memperlihatkan perbuatan baik dengan niat mendapatkan pujian dari orang lain. Jika seseorang bersedekah dengan tujuan pamer agar dipuji, maka perbuatan tersebut bisa membatalkan pahala sedekahnya.

4. Sum’ah atau Membesar-besarkan

Sum’ah berasal dari kata yang berarti mendengar. Dalam konteks sedekah, sum’ah adalah ketika seseorang menceritakan atau membesar-besarkan amal sedekah yang pernah dilakukannya dengan tujuan agar orang lain mengetahui dan memujinya.

5. Ujub/Takabur atau Menunjukkan Kelebihan

Ujub atau takabur adalah sikap menunjukkan kelebihan atau kehebatan diri dengan tujuan memperoleh pujian dari orang lain. Orang yang ujub dan takabur biasanya merasa dirinya paling hebat dan menganggap orang lain lebih rendah. Sikap ini juga dapat menghilangkan pahala sedekah.

Kelima hal di atas disebutkan oleh Allah sebagai perbuatan yang dapat membatalkan, merusak, atau menghilangkan pahala dari amal sedekah. Jika seseorang bersedekah namun disertai dengan salah satu dari perbuatan ini, maka ia tidak akan mendapatkan pahala dari sedekahnya. (dompetdhuafa.org)

LEAVE A REPLY