Tetapi mereka akan “terus memeriksa dengan cermat informasi dan intelijen yang muncul” untuk menentukan apakah wabah tersebut dimulai setelah virus ditularkan ke manusia dari hewan atau sebagai akibat dari kecelakaan laboratorium.
Dalam pernyataan baru hari Kamis, Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) mengatakan badan-badan intelijen AS masih berusaha menjawab pertanyaan seputar asal-usul virus corona.
Pernyataan tersebut menegaskan pernyataan Presiden Biden bahwa dua dari tiga badan intelijen utama itu lebih condong ke salah satu skenario, tetapi ketiganya hanya memiliki “selang kepercayaan yang rendah atau sedang” dalam penilaian mereka.
Para pejabat AS telah menekankan selama berbulan-bulan bahwa kurangnya kerja sama dari pemerintah China menghalangi upaya dari luar untuk mempelajari lebih lanjut tentang asal-usul virus corona yang telah menewaskan sedikitnya 3,4 juta orang di seluruh dunia, termasuk hampir 600.000 di Amerika Serikat.
Editor: Dhany





























