Menanggapi hal itu, Alec pun ikut mendukung dan berharap setiap orang yang bekerja di industri film mendapatkan pengalaman yang terbaik sehingga ekosistem kerja tetap positif.

“Upaya berkelanjutan untuk membatasi penggunaan senjata api di lokasi syuting adalah sesuatu yang sangat saya minati,” kata Baldwin.

“Saya bukan ahli di bidang ini. Jadi apa pun yang diputuskan bersama-sama adalah cara terbaik untuk dilakukan, dalam hal melindungi keselamatan orang-orang di lokasi syuting. Saya mendukung penuh dan saya akan bekerja sama dengan cara apa pun yang saya bisa,” ujar Alec.

Ia juga kemudian berkomentar bahwa film “Rust” yang kini tertunda produksinya akibat insiden di Santa Fe itu berpotensi untuk kembali dilanjutkan. Ia sangat meragukan film itu kembali digarap.

Sebelumnya, Alec Baldwin menjadi salah satu saksi mata dan juga orang yang terlibat langsung dalam insiden penggunaan senjata api aktif dalam produksi film “Rust”.

Pada saat ia memegang senjata api yang disebut oleh kru film properti yang aman atau “cold gun”, ia mencoba berlatih namun naas ternyata senjata itu masih berisikan peluru.

Beberapa peluru tersebut berakhir mengenai Halyna Huthcins sang sineamtografer dan sutradara dalam film itu Joel Souza.

LEAVE A REPLY