Ilustrasi alergi. (Foto: theepochtimes.com)

ZNEWS.ID JAKARTA – Alergi merupakan suatu reaksi sistem imun tubuh yang terjadi di hampir semua manusia. Reaksi ini muncul berlebihan ketika dipicu dengan benda asing tertentu, misalnya bulu hewan, tanaman, jamur, makanan, dan obat.

“Gejala alergi dapat berbeda-beda pada setiap orang. Gejalanya dapat meliputi gejala ringan sampai berat. Gejala ringan misalnya kulit kemerahan, gatal, bersin, hidung tersumbat, tenggorokan terasa gatal, dan mata berair,” kata dr Shannia Tritama dilansir dari Antara, Sabtu (19/2/2022).

Sementara itu, alergi juga bisa menunjukkan gejala berat misalnya diare, mual muntah, sesak napas, sulit menelan, mengi, berdebar sampai hilang kesadaran. Namun, gejala alergi ini dapat diatasi dengan minum obat golongan antihistamine

Saat alergi terjadi tubuh akan mengeluarkan zat histamine. Histamine ini akan berikatan dengan reseptor dalam tubuh dan menyebabkan berbagai gejala alergi. Oleh karena itu, seorang yang mengalami alergi harus diberikan antihistamine. Contoh obat antihistamine adalah loratadine dan cetirizine.

Loratadine dan cetirizine adalah obat antihistamine bekerja dengan cara mengatasi efek histamine pada reseptor tubuh yang spesifik. Loratadine termasuk obat golongan antagonis reseptor histamin H1 generasi kedua yang banyak digunakan untuk mengatasi alergi.

Menurut penelitian, loratadine dapat mencapai konsentrasi puncak dalam waktu 1-2 jam. Waktu paruhnya yaitu sekitar 10-20 jam, sehingga loratadine dapat bertahan setidaknya 24 jam. Dengan demikian, dosis loratadine cukup satu kali sehari.

Sementara itu, cetirizine tidak boleh digunakan untuk mengobati gatal-gatal yang memar atau melepuh karena alergi. Cetirizine juga mempunyai daya kerja yang pendek sehingga alergi dapat timbul lagi dengan cepat, tergantung dari daya tahan tubuh seseorang.

LEAVE A REPLY