
ZNEWS.ID JAKARTA – Ada baiknya kita belajar melupakan amalan-amalan baik yang telah kita lakukan. Mengapa harus melupakan amalan?
Pasalnya, terlalu banyak orang yang mengingat-ingat amalannya sampai-sampai ia merasa amalannya telah begitu banyak.
Padahal, sangat mungkin amalan yang banyak itu hanya seperti buih, yang tak bernilai, tak berbobot, bahkan tak bermanfaat. Karena, amalan tersebut selalu diingat-ingat dan diperhitungkan oleh pelakunya.
Bukankah merasa banyak amalan seperti ini sangat buruk efeknya?
Mari belajar melupakan amalan agar kita senantiasa panik dan punya rasa cemas saat beramal. Karena, kita merasa belum berbuat kebaikan apa pun. Bagaimana caranya?
1. Meniru Ikhlasnya Seseorang yang Habis Keluar dari WC
Belum pernah ada orang yang tak rela makanan lezat yang telah dilumatnya keluar kembali dari lubang pembuangan akhir.
Apalagi sampai mengungkit-ungkit, “Tadi saya makan steak seharga lima ratus ribu, sayang sekali kalau harus dikeluarkan lagi setelah dicerna.”





























