
Oleh: Ustaz Fauzan Akbar Daulay (Dai Ambassador Dompet Dhuafa Hong Kong)
ZNEWS.ID JAKARTA – Salam merupakan bagian dari cara penghormatan kepada sesama. Imam Bukhary menjelaskan bahwa orang yang pertama kali mengucapkan salam adalah Nabi Adam alaihissalaam kepada para malaikat.
Islam telah mengajarkan cara memberikan penghormatan yang terbaik. Yakni:
Poin pertama, berikanlah salam pada orang yang dikenal maupun tidak dikenal. Sebagaimana hadis Nabi:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيَ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الإِسْلاَمِ خَيْرٌ؟ قَالَ : تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiyallahu anhuma bahwa ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, Apakah (amal dalam) Islam yang paling baik?
Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “(Yaitu) kamu memberi makan (orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam kepada orang (muslim) yang kamu kenal maupun tidak kamu kenal.”
Poin kedua, ketika memberikan salam hendaklah dengan kalimat yang sempurna, baik antara si pemberi ataupun penerima salam. Jika si pemberi salam pertama hanya mengucapkan “assalamu alaikum wa rahmatullah”, maka hendaklah penjawab salam melebihkan lafaz jawabannya menjadi “wa ‘alaikum salam wa rahmatullahi wa barakaatuh.”





























