Pesawat tempur di bawah Komando Armada Timur Angkatan Laut China bersiap mengudara dari pangkalan militer di Provinsi Zhejiang (ANTARA/HO-ChinaMilitary/mii)

ZNEWS.ID, JAKARTA – Hanya sehari setelah kapal perusak milik militer Amerika Serikat (AS) transit di Selat Taiwan, China langsung mengerahkan pasukan pengebom dsi kawasan Laut China Selatan (LCS), pada Kamis (26/2/2021).

Reaksi China dengan mengerahkan 10 pasukan pengebom dinilai sebagai respon balasan terhadap AS yang terus berusaha ikut campur dalam konflik di wilayah LCS dan Taiwan.

Dilansir South China Morning Post, selain mengerahkan 10 pengebom, dalam unjuk kekuatan berdalih latihan militer tersebut juga melibatkan pasukan H6-J, yang merupakan pasukan angkatan laut China paling unggul.

Sementara CCTV melaporkan pada Selasa terdapat lebih dari 10 pasukan pengebom dari Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) melakukan latihan setelah Tahun Baru Imlek yang berakhir pada 17 Februari.

Hanya sehari setelah CCTV melaporkan aktivitas tentara China tersebut, sebuah kapal perusak AS transit di Selat Taiwan sehingga semakin memanaskan suasana.

Tabloid Global Times menyebut pasukan tersebut merupakan H- 6J yang dapat membawa hingga enam rudal anti-kapal dan empat rudal H-6G.

Juru bicara Komando Teater Selatan Zhang Chunhui mengatakan armada kapal dan pesawat tempur diturunkan untuk memonitor kapal perusak AS. Kapal tersebut disebut sengaja mengambil risiko di Selat Taiwan sehingga merusak perdamaian dan stabilitas.

LEAVE A REPLY