
ZNEWS.ID PURWOKERTO – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa melalui Tim Posko Medis Mobile melakukan sejumlah layanan screening kesehatan pada masyarakat rentan, lansia, balita, dan orang dengan faktor risiko tinggi penyakit tidak menular (PTM) seperti pengidap hipertensi, diabetes melitus, obesitas, maupun perokok aktif, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini dilaksanakan seiring bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Layanan screening kesehatan menyasar wilayah RT/RW yang melakukan karantina masal mandiri karena adanya kasus positif Covid-19, di antaranya RT 06 RW 04 Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas.
Pihak kelurahan menyambut antusias kegiatan ini. Pasalnya, banyak warga yang mengaku kesulitan untuk mengakses fasilitas kesehatan. Terlebih dengan adanya karantina seluruh warga di RT tersebut.
Suryati (47), misalnya, selama ini ia menderita hipertensi. Namun, karena adanya karantina, ia mengaku kesulitan mengakses layanan kesehatan.
Arif Wijianto AMd Kep CWCCA, salah satu tim medis mobile, mengatakan bahwa adanya tim medis yang membuat posko mobile seperti ini, kelompk masyarakat rentan dan memiliki risiko tinggi terutama penyakit tidak menular, dapat mengelola faktor resikonya dengan baik.
“Hasil posko medis mobile terscreening 43 jiwa dari wilayah yang dikarantina. Warga yang mendatangi posko medis mobile didominasi oleh lansia dengan riwayat hipertensi dan diabetes mellitus,” kata Arif.
Selain screening, tim LKC Dompet Dhuafa juga melakukan kegiatan promosi kesehatan secara individu kepada pasien yang datang.
Saat ini sebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas terus bertambah. Untuk itu, Arif mengimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat di manapun
“Menggunakan masker menjadi hal wajib yang harus diterapkan sekarang ini. Semoga pandemi ini segera berakhir,” tutur Arif.
Editor: Agus Wahyudi





























