ZNEWS.ID DEPOK – Pagi hari itu, di kediaman salah satu penerima manfaat, Marliyani (49), kami melihat senyum lebar tersimpul di wajahnya. Ia bercerita betapa bahagianya setelah menerima kaki palsu dari Dompet Dhuafa.
“Alhamdulillah, ini membantu saya untuk belanja ke pasar dan berjualan kue. Setelah kaki diamputasi, saya kesulitan untuk bergerak. Kadang saya terpeleset saat berjalan di turunan curam. Setelah dapat kaki palsu ini, ya, saya jadi lebih mudah berpindah tempat,” tutur Ibu dua anak ini penuh haru.
Tak jarang, anaknya, Sharah pun turut absen sekolah sebab harus mendampingi Ibunya di saat-saat tertentu. Pasalnya, pada medan tertentu, Marliyani perlu bantuan seseorang untuk mendorong kursi rodanya. Di tengah keterbatasannya, ia tak patah semangat.
“Saya ini bersyukur sekali. Kalau tidak ada kaki palsu ini, bagaimana hidup saya? Saya ini ibu sekaligus bapak bagi dua anak saya. Siapa lagi yang mencari nafkah kalau bukan saya? Kasihan anak saya kalau sering izin (sekolah) untuk bantu ibunya mendorong kursi roda ke pasar. Sekarang saya sudah berlatih dan bisa berjalan sendiri,” jelasnya.
Sebagai upaya mendukung penyandang disabilitas fisik untuk mudah beraktivitas sehari-hari, Dompet Dhuafa bersama para mitra digital kembali menyalurkan Alat Bantu Disabilitas (ABD) pada Rabu (26/2/2025).
Tim Dompet Dhuafa mengunjungi kediaman dua penerima manfaat ABD berupa kaki palsu di Depok, Jawa Barat dan Tangerang Selatan, Banten secara door to door.
Pada kesempatan kali ini, Dompet Dhuafa menggaungkan ajakan kepada masyarakat luas untuk berkontribusi dalam mewujudkan kebahagiaan mereka yang membutuhkan.
Melalui platform mitra digital, Dompet Dhuafa memperluas ajakan berdonasi dengan mudah, tak terhalang ruang dan waktu.
Rasa haru pun dirasakan oleh Muzakir (58). Sudah dua tahun sejak kakinya diamputasi dan memilih alat bantu kursi roda. Walau terbantukan, seringkali ia merasa masih kesulitan untuk bergerak secara leluasa.
“Saya senang sekali. Apalagi ini menjelang Ramadan dan lebaran. Sudah dua tahun ini saya tidak berkeliling silaturahmi kepada saudara-saudara yang lebih tua. Kemarin juga sudah saya coba pakai (kaki palsu) ke musala. Saya terharu sekali akhirnya bisa salat jemaah lagi. Terima kasih banyak, Dompet Dhuafa,” ucapnya.
Luthfah Mutiara Tsany selaku Tim Digital Dompet Dhuafa sendiri menuturkan bahwa penyaluran ini menyasar kepada penerima manfaat yang terbilang produktif.
Tak lain, tujuannya demi mendukung para penyandang disabilitas agar memiliki fasilitas pribadi yang layak dan setara untuk berkegiatan sehari-hari. Terlebih, supaya dapat mengakses ruang publik seperti masyarakat pada umumnya.
“Kami berharap kaki palsu ini bisa meringankan beban mereka saat mencari nafkah bagi keluarganya. Harapannya pun dapat membuat mereka nyaman dan aman saat menjalani aktivitas sehari-hari. Melihat senyum bahagia para penerima manfaat menerima bantuan, program alat bantu disabilitas akan kami ikhtiarkan untuk terus berjalan, agar semakin banyak penerima manfaat yang terbantu ,” tutur Mutiara.
Oleh: Hany Fatihah Ahmad


























