
Oleh: Entang Sastraatmadja (Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat)
ZNEWS.ID JAKARTA – Secara substansial, Account Officer (AO) bekerja untuk melindungi bank dari kerugian dengan mengidentifikasi calon nasabah yang memenuhi kriteria dan peraturan yang berlaku.
Ini mendukung AO untuk menyatukan kehidupan bisnis pelanggan untuk persetujuan kredit. Dalam dunia perbankan, keberadaan AO benar-benar strategis, terutama dalam menopang kinerja perbankan mencapai tujuan utamanya.
Adanya keinginan dari sejumlah manajemen perbankan untuk mencetak dan melahirkan AO Farmers, pada dasarnya merupakan inovasi, sekaligus terobosan cerdas di sektor perbankan agar memperoleh hasil yang lebih terukur dan terstruktur dari kucuran kredit untuk masyarakat. Ini penting, karena setiap bank tentu ingin mengamankan kredit yang diberikan.
Kehadiran AO Farmers diharapkan mampu menjadi pendamping, pengawal, pengawas, dan pengaman dari kredit yang digelontorkan kepada masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) supaya bukan saja feasable, namun perlu menjadi bankable.
AO Farmers memiliki kehormatan dan tanggung jawab untuk menjadi agen perubahan dalam mewujudkan dunia perbankan yang terpercaya dan teruji kehadirannya.
Idealnya, siklus perbankan yang diharapkan para pengelola perbankan mesti mampu memutar uang untuk dikemas menjadi produksi dan berubah lagi menjadi uang.
Bukan hanya menjalankan kegiatan dari uang menjadi uang. Ini yang penting untuk didorong agar peran perbankan dapat mendukung pergerakan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam rangka menggapai hasrat yang demikian, sosok AO Farmers mestilah mampu memerankan diri sebagai seorang “guru” bagi para calon atau nasabah bank tersebut.





























