Ilustrasi menghindari pencurian data saat menggunakan jasa keuangan digital. (Foto: brainydose.com)

1. Jangan Sembarangan Menerima Permintaan Pertemanan di Media Sosial

Alangkah baiknya apabila Anda menggunakan fitur private pada akun media sosial Anda. Dengan begitu, Anda dapat mengecek terlebih dahulu setiap orang yang ingin terkoneksi dengan Anda.

Mike Sutton menjelaskan, terlalu banyak memberikan informasi pribadi di laman profil juga sangat tidak disarankan untuk mencegah penipu mengakses informasi personal.

2. Jangan Sembarang Klik Tautan Mencurigakan

Jika menerima pesan yang tampak mencurigakan, sebisa mungkin jangan klik tautan apapun atau membuka lampiran dalam pesan tersebut. Peretas mungkin mencuri data Anda melalui tautan tersebut.

3. Jangan Gunakan Password yang Mudah Ditebak

Biasanya platform online menganjurkan pengguna untuk menggunakan password atau kata sandi yang terdiri dari kombinasi huruf, angka, huruf kapital serta simbol untuk meminimalisasi password dapat ditebak dengan mudah. Mike Sutton, menjelaskan, selain memilih kata sandi yang tidak terlalu mudah, jangan lupa untuk mengganti password secara berkala.

4. Pastikan Keamanan Jaringan yang Digunakan

Terkadang masyarakat terlena dengan tersedianya jaringan WiFi publik. Padahal, memakai jaringan WiFi publik tidak selalu aman karena sangat rentan disusupi hacker jahat yang mencuri data pribadi.

Mike Sutton mengatakan, sangat disarankan untuk tidak menggunakan WiFi publik terutama saat melakukan transaksi pembayaran atau membuka akun bank. Dan pastikan keluar atau log out setelah pemakaian

5. Selalu Perhatikan Keamanan Situs

Pastikan situs yang Anda kunjungi dimulai dengan alamat https:// untuk menjamin keamanan situs. Pertukaran data dalam situs HTTPS terjaga dari pengubahan dan pencurian.

LEAVE A REPLY