Ilustrasi Mitos Seputar Baterai Ponsel. (Foto: southernphone.com.au)

ZNEWS.ID JAKARTA – Banyak yang meyakini mengisi baterai semalaman bisa menyebabkan ponsel rusak karena kelebihan daya. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena seiring dengan perkembangan teknologi, merk ponsel berinovasi agar ponsel semakin canggih dan aman.

Berikut ini mitos dan fakta seputar baterai ponsel yang harus kamu tahu:

1. Mengisi Baterai Ponsel Semalaman Sebabkan Perangkat Rusak

Seperti yang sudah disinggung di atas, hal ini tidak sepenuhnya benar. Banyak ponsel yang kini sudah dilengkapi dengan fitur pengisian daya adaptif yang akan menyesuaikan dengan kebiasaan pengguna ketika mengisi daya pada malam hari.

Ponsel keluaran terbaru juga banyak yang memiliki pengaturan pengisian daya, misalnya Overcharge Protection Circuit, pengisian daya akan berhenti ketika baterai sudah penuh.

Meski fitur baterai kini sudah canggih, ada baiknya mengisi daya seperlunya saja. Selain agar masa pakai ponsel panjang, mengisi daya seperlunya saja juga membantu mengurangi konsumsi listrik.

2. Menghabiskan Baterai Sebelum Isi Daya

Menghabiskan baterai sebelum mengisi ulang daya akan menyulitkan pengguna karena tidak fleksibel. Kebanyakan baterai ponsel menggunakan lithium-ion.

Dengan material tersebut, pengisian ulang bisa disesuaikan dengan kapasitas baterai yang dibutuhkan baterai tersebut karena baterai telah mampu mendeteksi berapa daya yang dibutuhkan.

3. Isi Baterai Selama Beberapa Jam pada Ponsel Baru

Cara ini berlaku pada 2000-an awal ketika ponsel baru masuk Indonesia. Pengguna disarankan mengisi selama sekitar 7 jam jika baru membeli ponsel.

LEAVE A REPLY