Ilustrasi wakaf. (Foto: Ist)

ZNEWS.ID JAKARTA – Sebagai umat Islam, kita tentu ingin masuk surga. Selain karena sifat Maha Besar Allah SWT, salah satu hal yang membuat kita masuk surga dan selamat kelak di akhirat adalah pahala yang telah kita kumpulkan selama di dunia. Amal jariyah adalah salah satu amalan yang juga bisa kita persiapkan.

Dalam ayat Al-Quran, Allah SWT berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS: Al-Hasyr: 18)

Dari ayat ini, kita bisa mengetahui bahwa memang Allah sendiri memerintahkan kepada manusia untuk memikirkan datangnya hari akhirat dan mempersiapkan diri. Setiap amalan yang manusia lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya dan akan diberikan balasan sesuai dengan perbuatannya.

Untuk itu, jangan sampai kita menyesal setelah sampai di akhirat. Padahal, Allah SWT memberikan banyak waktu dan kesempatan untuk kita menyiapkannya saat di dunia. Lantas, bagaimana jika kita ingin melakukan investasi terbaik untuk di akhirat?

Amal Jariyah adalah Pahala yang Tiada Terputus

Salah satu hal yang sangat didambakan oleh sahabat Nabi terdahulu adalah memiliki pahala jariyah yang tidak terputus sampai kapanpun. Tentu saja, sebagai umat Islam kita pun pasti menginginkan hal tersebut. Walaupun sudah tiada di dunia, tapi pahala dari amalan kita masih mengalir.

Hal ini seperti yang dijelaskan dalam hadis berikut ini:

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, anak saleh yang selalu didoakan orang tuanya.” (HR Muslim)

Jika salah satu dari ketiga hal tersebut kita amalkan, tentu Allah SWT akan membalas dengan pahala yang terus mengalir tanpa terputus. Tentunya harus dengan niat yang lurus dan ikhlas saat menjalankannya. Fokus kepada tujuan akhirat bukan pada dunia semata.

LEAVE A REPLY