GAZA – Otoritas kesehatan Palestina mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah melebihi 10.000 orang.

Seorang jurnalis Reuters di Gaza mengatakan pemboman Israel melalui udara, darat dan laut pada malam hari adalah salah satu serangan paling intens sejak serangan 7 Oktober di mana Hamas menewaskan 1.400 orang di Israel dan menyandera lebih dari 240 orang.

Baik Israel maupun militan Hamas yang menguasai Gaza telah menolak tekanan internasional untuk melakukan gencatan senjata. Israel mengatakan pihaknya yang disandera oleh Hamas harus dibebaskan terlebih dahulu.

Sementara Hamas mengatakan mereka tidak akan membebaskannya atau menghentikan pertempuran diantara keduanya.

Israel mengatakan 31 tentara telah tewas sejak mereka mulai memperluas operasi darat di Gaza pada 27 Oktober dan menegaskan kembali bahwa Hamas bersembunyi bersama warga sipil dan di rumah sakit.

Namun Hamas mengatakan gagasan bahwa Hamas bermarkas di rumah sakit adalah narasi palsu yang harus diverifikasi oleh PBB.

LEAVE A REPLY