JAKARTA, ZNEWS.id – Dompet Dhuafa menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf untuk melaporkan kinerja penanganan dan pemulihan Aceh pascabencana banjir bandang sekaligus mendorong kolaborasi pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pertemuan berlangsung di Banda Aceh, Jumat (30/1/2026).
Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Aceh, Rizki Fauzan, menyampaikan laporan langsung terkait berbagai respons dan program kemanusiaan yang telah dilakukan sejak awal bencana hingga akhir Januari 2026.
Ia menegaskan Dompet Dhuafa terus berikhtiar memberikan layanan kemanusiaan secara menyeluruh di Aceh berkat dukungan para donatur.
“Sampai hari ini Dompet Dhuafa terus bekerja untuk kemanusiaan di semua aspek pilar kelembagaan,” ujar Rizki Fauzan.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas peran Dompet Dhuafa dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Ia berharap kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan Pemerintah Aceh dapat diperkuat, terutama dalam program pemulihan ekonomi melalui penguatan UMKM agar roda perekonomian masyarakat kembali bergerak.
Sejak awal bencana, Dompet Dhuafa telah merespons dengan menerjunkan tim relawan ke sejumlah wilayah terdampak, dilengkapi peralatan kesiapsiagaan seperti perahu karet, mobil taktis, ambulans, kendaraan roda dua, serta alat pelindung diri lengkap.
Memasuki fase pemulihan, Dompet Dhuafa memfokuskan program pada pembangunan Rumah Sementara (Rumtara), perbaikan fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pemulihan ekonomi warga.
Pada tahap awal, Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan hingga 300 unit Rumtara di Aceh yang dilengkapi fasilitas MCK dan listrik. Secara keseluruhan, Dompet Dhuafa mengupayakan pembangunan 1.000 unit Rumtara yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Di sektor pendidikan, Dompet Dhuafa melakukan renovasi sejumlah sekolah dan madrasah di Pidie Jaya. Sementara di bidang kesehatan, dukungan diberikan melalui perbaikan Polindes, suplai obat-obatan dan alat kesehatan, serta aktivasi Posyandu.




























