JAKARTA, ZNEWS.id – Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) menggandeng film Teman Tegar Maira: Whisper from Papua dalam gerakan Sineklopedia 2026 untuk mengajak anak-anak yatim dan duafa di berbagai wilayah Indonesia menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

Perwakilan DDV, Ika Akmala, mengatakan film tersebut sejalan dengan nilai dan semangat yang selama ini diperjuangkan DDV, khususnya dalam isu perlindungan anak dan kepedulian terhadap lingkungan. Hal itu disampaikannya usai menghadiri gala premiere film tersebut di Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2026).

“Film ini merangkum berbagai nilai yang selama ini diperjuangkan DDV,” ujar Ika.
Film produksi Aksa Bumi Langit ini mengisahkan persahabatan Tegar, seorang anak laki-laki penyandang disabilitas, dengan Maira, gadis kecil asal Papua.

Cerita film tersebut sarat pesan edukatif dan sosial, mengangkat tema pelestarian lingkungan, budaya lokal, serta nilai persahabatan yang menginspirasi anak-anak Indonesia untuk peduli terhadap alam.

Teman Tegar Maira: Whisper from Papua dibintangi oleh Elisabet Sisauta (Maira), M Aldifi Tegarajasa (Tegar), serta Joanita Chatarine. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 Februari 2026.

Sutradara film, Anggi Frisca, menyampaikan apresiasi kepada DDV atas dukungan dalam gerakan edukasi melalui film edutainment tersebut.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut menyebarkan pesan pelestarian hutan yang diangkat dalam film.

“Mari kita jaga hutan bersama. Sebarkan ke dunia bahwa hutan membutuhkan kepedulian kita. Kita jaga hutan, hutan jaga kita,” kata Anggi.

Gala premiere film ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai, serta Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau.

Melalui Sineklopedia 2026, DDV menargetkan kegiatan nonton bareng edukatif di 26 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Program ini melibatkan sekitar 4.000 relawan dan 2.500 anak yatim, piatu, serta duafa. DDV berharap literasi berbasis film dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai kepedulian lingkungan dan sosial sejak dini.

LEAVE A REPLY