Dompet Dhuafa bersama PT Mayra Indonesia menciptakan aksi kepedulian terhadap penyandang disabilitas wanita melalui program “Bantu Permodalan untuk Perempuan Difabel Tangguh”. (Foto: Dompet Dhuafa)

ZNEWS.ID BOGOR – Komunitas disabilitas seringkali dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Ketidaksempurnaan fisik yang mereka alami menyebabkan minimnya akses terhadap sumber daya, fasilitas publik, bahkan pada pemenuhan hak sebagai warga negara.

Tidak sedikit masyarakat penyandang disabilitas menyerah pada keadaan dan meminta belas kasih masyarakat. Meski begitu, di tengah stigma tersebut, banyak juga penyandang disabilitas yang memiliki etos kerja yang tinggi, sanggup mengatasi keterbatasan fisik yang mereka alami, serta tidak melihat ketidaksepurnaan mereka sebagai justifikasi untuk meminta belas kasihan orang lain.

Dompet Dhuafa memandang, orang-orang yang berjuang di tengah keterbatasan perlu untuk diapresiasi semua pihak. Baik perorangan, komunitas, entitas pemerintahan, entitas usaha, dan unsur masyarakat lain, guna membantu mereka mengakses sumber daya yang menunjang kebutuhan hidup.

Dompet Dhuafa bersama PT Mayra Indonesia menciptakan aksi kepedulian terhadap penyandang disabilitas wanita melalui program “Bantu Permodalan untuk Perempuan Difabel Tangguh”. (Foto: Dompet Dhuafa)

Bersama PT Mayra Indonesia, Dompet Dhuafa menciptakan aksi kepedulian terhadap kaum dhuafa, khususnya para penyandang disabilitas wanita melalui program “Bantu Permodalan untuk Perempuan Difabel Tangguh”. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari, Senin (25/4/2022) hingga Jumat (29/4/2022).

Penanggung Jawab Program Bantu Permodalan untuk Perempuan Difabel Tangguh, Vini Hindayani, mengatakan bahwa aksi kolaborasi kebaikan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian pada penyandang disabilitas.

Dompet Dhuafa bersama PT Mayra Indonesia menciptakan aksi kepedulian terhadap penyandang disabilitas wanita melalui program “Bantu Permodalan untuk Perempuan Difabel Tangguh”. (Foto: Dompet Dhuafa)

Dengan begitu, diharapkan dapat memberikan motivasi bagi penyandang disabilitas bahwa mereka tidak berjuang sendiri. Banyak pihak yang tetap dan akan terus peduli kepada mereka dengan asas kemanusiaan.

“Pada program bersama PT Mayra Indonesia ini, kami menyasar sebanyak lima orang perempuan tangguh penyandang disabilitas yang menjadi penerima manfaat. Alhamdulillah, mereka mengaku sangat senang mendapatkan perhatian dan bantuan untuk mengembangkan usaha-usahanya,” terang Vini.

LEAVE A REPLY