
ZNEWS.ID JAKARTA – Psikolog klinis Ratih Ibrahim mengatakan bahwa mendongeng merupakan momen menyenangkan anak bersama orang tua yang akan ia kenang sampai usia dewasanya.
Aktivitas mendongeng yang mengeratkan hubungan orang tua dan buah hati, kata dia, kelak akan menorehkan kenangan manis untuk anak.
Ratih menjelaskan, mendongeng adalah kegiatan stimulasi tepat dan asik untuk optimalkan seluruh dimensi tumbuh kembang anak. Membacakan dongeng rakyat Indonesia juga akan membantu anak mengenal dan mengapresiasi budaya.
“Ia akan belajar tentang nilai-nilai moral serta karakter positif seperti keberanian, kasih sayang, dan kepedulian,” katanya.
Mendongeng memiliki banyak manfaat bagi anak, di antaranya dapat membantu anak memperkaya kosa kata, meningkatkan rasa percaya diri, dan membantu mempelajari bahan bacaan yang lebih sulit.
Studi menunjukkan bahwa ada korelasi antara mendongeng dengan pembentukan nilai moral dan karakter. Melalui dongeng, orang tua memberikan afirmasi positif nilai-nilai kehidupan yang membantu memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.
Kemampuan anak untuk berimajinasi dan memecahkan masalah umumnya muncul pada usia 18-24 bulan. Memasuki masa 3-6 tahun, kemampuan kognitif, bahasa, emosional dan perilaku sosial anak mengalami perkembangan pesat serta menjadi pondasi perkembangan kognitif.
Agar stimulasi yang diberikan melalui mendongeng dapat diterima anak secara maksimal, orang tua juga perlu memerhatikan kebutuhan nutrisi serta aktivitas anak dan lingkungan penuh cinta dari orang tua.
Editor: Agus Wahyudi




























